Kenal masakan Rendang kan guys, renang adalah makanan asli dari minangkabau selain kulinernya nya minangkabaujuga terkenal memiliki bentangan alam yang indah bagaikan surga dunia, nah di balik keindahan nya itu minangkabau juga memiliki hal hal yang berbau mistik contohnya adalah teluh dan santet, nah berikutlah santet atau teluh di tanang minang :
Palasik
Palasik menurut cerita, legenda atau kepercayaan orang Minangkabau adalah sejenis makhluk gaib. Menurut kepercayaan Minangkabau palasik bukanlah hantu tetapi manusia yang memiliki ilmu hitam tingkat tinggi. Palasik sangat ditakuti oleh ibu-ibu di di Minangkabau yang memiliki balita karena makanan palasik adalah anak bayi/balita, baik yang masih dalam kandungan ataupun yang sudah mati (dikubur), tergantung dari jenis palasik tersebut.
Ilmu palasik dipercayai sifatnya turun-temurun. Apabila orang tuanya adalah seorang palasik maka anaknya pun akan jadi palasik.
Pada umumnya palasik bekerja dengan melepaskan kepalanya. Ada yang badan nya yang berjalan mencari makan dan ada pula yang kepala.
Jenis-jenis palasik
Jenis palasik ada bermacam-macam. Menurut jenis makanannya palasik dapat dibagi sebagai berikut:
* Yang memakan bayi dalam kandungan sehingga bayi tersebut lahir tanpa ubun-ubun / mati dalam kandungan
* Yang memakan bayi yang masih rapuh sehingga bayi tersebut sering sakit-sakitan / meninggal
* Yang memakan mayat bayi yang sudah dikubur
Palasik yang lepas kepalanya disebut Palasik Kuduang. Kuduang artinya terpotong atau buntung. Buntung dalam bahas Minang adalah kuduang.
Ini ada sepenggal cerita tentang Palasik....
Andi begitu bahagia ketika tangis bayi melengking dari balik bilik di sebuah klinik. Yah istrinya yang baru saja berjuang hidup mati, telah melahirkan anak pertamanya. Tapi, kebahagiaan itu seketika sirna, setelah setahun kemudian anaknya mengalami sakit, sesaat setelah seorang wanita tua menyapa.
Kalau seorang bayi sakit merupakan hal yang wajar. Daya tahan tubuh yang belum stabil menjadi salau satu pemicunya. Tapi itu tak berlangsung lama, setelah dibawa ke dokter, tak sampai 1 minggu bayi akan sembuh. Tapi yang dialami anak Andi tak begitu. Sakit yang diderita anaknya tak kunjung sembuh setelah 1 bulan. Tak hanya dokter, orang pintar dan tabib pun dikunjunginya, namun penyakit yang diderita sang anak tak jua sembuh.
Suhu badan anaknya tinggi, badan menjadi kurus, kulit mengeriput dan terus mengeluarkan kotoran dari matanya. Cukup menyedihkan. Sementara dokter yang menanganinya sudah angkat tangan untuk mengobatinya. Akhirnya, dengan kondisi lemah, anaknya meninggal dunia. Menurut para tetangga dimana tempat Andi menetap, anaknya terkena palasik.
Palasik sangat tenar di masyarakat Minang Kabau, Sumatera Barat. Masyarakatnya meyakini, bayi yang terkena palasik sangat sulit diobati, namun bukan tak ada penangkalnya.
Palasik merupakan sebutan seorang kanibal, yang memiliki kegemaran memakan daging dan tulang orang mati. Wujudnya seperti manusia biasa, hanya saja memiliki perangai yang aneh.
Menurut kepercayaan masyarakat, jika seorang wanita yang sedang menggendong bayi bertemu dengan palasik, sebaiknya jangan dijauhi, malah sebaliknya, ambil tangan palasik dan katakan "Ini cucumu atau Ini anakmu". Dan ciri umum palasik, tak memiliki parit di atas bibirnya.
Seorang bayi bisa jatuh sakit, hanya dengan tatapan palasik saja. Dan kalau tidak segera diobati orang pintar, tak tertutup kemungkinan anak tersebut meninggal dunia. Diyakini juga, ketika anak tersebut meninggal dunia, dan kemudian dikubur, palasik akan mencuri anak tersebut untuk disantap.
TAMBAHAN SANAK
mungkin iko masih ba dunsanak jo pelet cirik barandang sanak, bedanyo indak bisa diwakilkan ka urang lain (setahu ambo)
pelet ini memakai media biji buah pinang (maaf ciri2nya gak bisa disebutin)..
jadi biji buah pinang tersebut kita makan, nah saat kita buang hajat biji buah pinang yang keluar dari perut bersamaan dengan kotoran kita itu di jemur di terik matahari (di tempat yang lebih tinggi dari kepala kita) dan dalam waktu tertentu, abiz itu di tumbuk dan dicampurkan ke makanan ataw ke minuman orang yang akan kita pelet..insya Allah si dia klepek2
SANTET BIRIANG
Di pulau Sumatra ada jenis santet yang sangat popular di kalangan orang Suku Minang dan melayu, jenis santet yang sangat populer dan sampai sekarang masih eksis, BIRIANG adalah jenis santet kulit yang bisa menyebabkan kulit menjadi rusak,daya rusaknya sangat cepat, jenis santet BIRIANG ini ada empat jenis yang pertama adalah BIRIANG BASAH, jenis ini termasuk sangat cepat penyebarannya ,sebab kulit yang terkena jenis ini seperti terkena penyakit kurap namun disertai bentol-bentol kecil yang mengandung cairan,jika di garuk kemudian cairan itu pecah maka akan cepat tersebar keseluruh tubuh ,korban santet ini merasakan gatal yang luar biasa sehingga mau tidak mau akan menggaruk kulit yang terkena santet ini.dan pula jika sudah menyebar ke seluruh tubuh maka tubuh akan mengeluarkan bau amis yang sangat kuat,apa lagi bila di lihat sangat menjijikkan.
Jenis ke dua dinamakan BIRIANG KARIANG,kariang yang artinya kering,jenis santet ke dua ini hampir sama dengan yang pertama namun jenis yang kedua ini tidak berair namun kering tetapi gatal yang di timbulkannya sangat kuat jika di garuk sampai kulit terkelupas gatalnyapun tidak mau hilang.
Jenis ke tiga adalah BIRIANG ASOK, asok yang artinya asap, jenis ini memang sedikit ringan dari jenis yang pertama dan yang ke dua namun jenis ke tiga ini jika di garuk kulit meninggalkan bekas putih seperti warna asap,putih kelabu,jenis inipun juga menimbulkan rasa gatal yang menyiksa sehingga korban tidak pernah tenang dalam posisi apapun di karenakan rasa gatal yang menyerangnya. Jika santet jenis ini menyerang seluruh jaringan kulit akan terlihat buruk dan
Jenis ke empat adalah BIRIANG TEMBAK, jenis inilah sangat ganas karena tidak sama dengan yang di atas jenis ini sedikit ekstrim, karena jenis ini tubuh seperti terkena bisul yang bernanah,seluruh tubuh bisa terkena bisul sakitnya minta ampun, berdenyut dan jika pecah mengeluarkan nanah dan akan tumbuh yang baru,demikianlah seterusnya santet biriang ini banyak di gunakan untuk membuat si korban menderita berkepanjangan,dan lagi pula korban akan sangat malu di lihat orang.
Santet BIRIANG ini menggunakan media berupa minyak yang di rituali dengan bahan bahan seperti getah kayu yang mengandung racun seperti getah kayu RANGEH,/Rengas, kacang miang, daun jelatang api, getah ambacang hutan, dan lain-lain. Memang sedikit susah untuk mendapatkan minyak biriang tersebut, penggunaan nya untuk korban tidaklah sulit dengan hanya mengoleskan sedikit ke tubuh sasaran maka santet akan bereaksi dalam hitungan jam, bahkan hanya dengan mengoleskan ke baju yang di jemurpun santet biriang tetap akan ampuh.
Pengobatan Santet Biriang
Setiap ada penyakit apa saja sudah tentu ada obatnya, untuk jenis obat jenis santet biriang ini di perlukan pengobatan non medis, dalam beberapa kasus obat medis hanya bisa sembuh untuk, sementara saja,dan tidak bisa menyembuhkan ,di perlukan pengobatan secara tradisionil.untuk kategori biriang kariang .basah dan asok dapat di obati dengan ramuan sebagai berikut
Resep satu
ambilah jariangau 5 batang sebesar jari tangan.
kunyit bulai sebesar empu kaki
ragi.
Semua bahan di lumatkan dan di campur menjadi satu,ke mudian di beri air hangat dan di oleskan di tempat yang terkena santet.lakukan sehari dua kali.
Resep dua
Ini menggunakan 7 ekor kadal,caranya;
Carilah 7 ekor kadal yang di tangkap hidup2,jangan sampai terluka apa lagi mengluarkan darah,sediakan pula minyak kelapa murni/bukan minyak sawit.secukupnya,di utamakan minyak kelapa hijau.kadal yang sudah di tangkap di bunuh tetapi jangan sampai mengluarkan darah.kemudian panaskan minyak di atas api sedang,sampai mendidih,masukkan 7 ekor kadal yang sudah di siapkan tadi seperti menggoreng ikan,namun setelah mendidih minyak tadi api harus di kecilkan usahakan daging kadal jangan sampai hancur cukup dimasukkan ke dalam minyak yang sudah mendidih. Setelah dingin minyak kelapa tersebut gunakan untuk mengolesi tubuh yang terkena santet biriang.(simpan minyak dalam botol tertutup) resep ke dua ini di gunakan apa bila resep pertama di rasakan kurang maksimal, menurut informasi yang saya dengar pengobatan biriang di daerah sumatera bagian barat maharnya cukup fantastis satu kali pengobatan harus membayar dengan 2 1/5 gram emas.
SANTET BIRIANG
Di pulau Sumatra ada jenis santet yang sangat popular di kalangan orang Suku Minang dan melayu, jenis santet yang sangat populer dan sampai sekarang masih eksis, BIRIANG adalah jenis santet kulit yang bisa menyebabkan kulit menjadi rusak,daya rusaknya sangat cepat, jenis santet BIRIANG ini ada empat jenis yang pertama adalah BIRIANG BASAH, jenis ini termasuk sangat cepat penyebarannya ,sebab kulit yang terkena jenis ini seperti terkena penyakit kurap namun disertai bentol-bentol kecil yang mengandung cairan,jika di garuk kemudian cairan itu pecah maka akan cepat tersebar keseluruh tubuh ,korban santet ini merasakan gatal yang luar biasa sehingga mau tidak mau akan menggaruk kulit yang terkena santet ini.dan pula jika sudah menyebar ke seluruh tubuh maka tubuh akan mengeluarkan bau amis yang sangat kuat,apa lagi bila di lihat sangat menjijikkan.
Jenis ke dua dinamakan BIRIANG KARIANG,kariang yang artinya kering,jenis santet ke dua ini hampir sama dengan yang pertama namun jenis yang kedua ini tidak berair namun kering tetapi gatal yang di timbulkannya sangat kuat jika di garuk sampai kulit terkelupas gatalnyapun tidak mau hilang.
Jenis ke tiga adalah BIRIANG ASOK, asok yang artinya asap, jenis ini memang sedikit ringan dari jenis yang pertama dan yang ke dua namun jenis ke tiga ini jika di garuk kulit meninggalkan bekas putih seperti warna asap,putih kelabu,jenis inipun juga menimbulkan rasa gatal yang menyiksa sehingga korban tidak pernah tenang dalam posisi apapun di karenakan rasa gatal yang menyerangnya. Jika santet jenis ini menyerang seluruh jaringan kulit akan terlihat buruk dan
Jenis ke empat adalah BIRIANG TEMBAK, jenis inilah sangat ganas karena tidak sama dengan yang di atas jenis ini sedikit ekstrim, karena jenis ini tubuh seperti terkena bisul yang bernanah,seluruh tubuh bisa terkena bisul sakitnya minta ampun, berdenyut dan jika pecah mengeluarkan nanah dan akan tumbuh yang baru,demikianlah seterusnya santet biriang ini banyak di gunakan untuk membuat si korban menderita berkepanjangan,dan lagi pula korban akan sangat malu di lihat orang.
Santet BIRIANG ini menggunakan media berupa minyak yang di rituali dengan bahan bahan seperti getah kayu yang mengandung racun seperti getah kayu RANGEH,/Rengas, kacang miang, daun jelatang api, getah ambacang hutan, dan lain-lain. Memang sedikit susah untuk mendapatkan minyak biriang tersebut, penggunaan nya untuk korban tidaklah sulit dengan hanya mengoleskan sedikit ke tubuh sasaran maka santet akan bereaksi dalam hitungan jam, bahkan hanya dengan mengoleskan ke baju yang di jemurpun santet biriang tetap akan ampuh.
Pengobatan Santet Biriang
Setiap ada penyakit apa saja sudah tentu ada obatnya, untuk jenis obat jenis santet biriang ini di perlukan pengobatan non medis, dalam beberapa kasus obat medis hanya bisa sembuh untuk, sementara saja,dan tidak bisa menyembuhkan ,di perlukan pengobatan secara tradisionil.untuk kategori biriang kariang .basah dan asok dapat di obati dengan ramuan sebagai berikut
Resep satu
ambilah jariangau 5 batang sebesar jari tangan.
kunyit bulai sebesar empu kaki
ragi.
Semua bahan di lumatkan dan di campur menjadi satu,ke mudian di beri air hangat dan di oleskan di tempat yang terkena santet.lakukan sehari dua kali.
Resep dua
Ini menggunakan 7 ekor kadal,caranya;
Carilah 7 ekor kadal yang di tangkap hidup2,jangan sampai terluka apa lagi mengluarkan darah,sediakan pula minyak kelapa murni/bukan minyak sawit.secukupnya,di utamakan minyak kelapa hijau.kadal yang sudah di tangkap di bunuh tetapi jangan sampai mengluarkan darah.kemudian panaskan minyak di atas api sedang,sampai mendidih,masukkan 7 ekor kadal yang sudah di siapkan tadi seperti menggoreng ikan,namun setelah mendidih minyak tadi api harus di kecilkan usahakan daging kadal jangan sampai hancur cukup dimasukkan ke dalam minyak yang sudah mendidih. Setelah dingin minyak kelapa tersebut gunakan untuk mengolesi tubuh yang terkena santet biriang.(simpan minyak dalam botol tertutup) resep ke dua ini di gunakan apa bila resep pertama di rasakan kurang maksimal, menurut informasi yang saya dengar pengobatan biriang di daerah sumatera bagian barat maharnya cukup fantastis satu kali pengobatan harus membayar dengan 2 1/5 gram emas.
Santet Tinggam
Ada lagi jenis santet yang sangat ganas yang bernama TINGGAM, Santet jenis ini termasuk jenis yang sangat mematikan menurut beberapa kasus yang pernah terjadi santet TINGGAM ini tidak membuat korban langsung tewas namun perlahan tapi pasti korban akan menderita ke sakitan,puncak dari santet TINGGAM ini leher korban akan berlobang dan mengeluarkan cairan yang sangat busuk.ya..memang itulah ciri khas santet TINGGAM menyerang di bagian leher korban, Santet tinggam ini menggunakan media dari tulang ekor ikan pari yang lancip,tulang lancip ini lah yang di gunakan sebagai media santet Tinggam, di mana santet Tinggam yang ampuh adalah dengan melepas ikan pari tersebut ke laut lepas setelah tulang itu di ambil,
Proses pelaksanaan santet Tinggam adalah dengan memakukan tulang ikan itu di pohon yang bergetah seperti pohon nangka, kates dll, tentu dengan proses gaib pemakuan tulang ikan pari tersebut, biasanya bersamaan dengan terpakunya tulang ikan pari tersebut, maka korban akan merasakan sakit yang luar biasa, selanjutnya korban akan merasakan ada benda yang bergerak dalam tubuhnya dan di sertai sakit yang luar biasa, hingga puncak dari santet tersebut leher korban akan bolong serta mengeluarkan cairan yang berbau busuk, jika tidak segera di obati maka sudah di pastikan penderitaan berkepanjangan akan mendera korban, bahkan lama kelamaan tentu nyawa sebagai taruhanya.
Pengobatan
Sudah di singgung di atas setiap penyakit tentulah ada penawarnya atau obatnya,obat santet Tinggam ini adalah dengan satu resep sederhana yaitu carilah buah, daun dan akar RIMBANG, sejenis tumbuhan keluarga terong sayur, bentuknya bulat kecil berwarna hijau biasanya untuk sayur, buah daun dan akar di tumbuk menjadi satu di beri air sedikit dan tentulah di sertai dengan do'a atau mantra penawarnya, teteskan ke dalam leher korban yang sudah kena tinggam tersebut
Santet si Galang- Galang
Santet si Galang-Galang ini sangatlah populer,jenis ini banyak di gunakan secara spontan yang artinya menyerang dari jarak jauh sehingga yang terkena serangan mengalami sakit perut yang luar biasa,bahkan bisa tewas menggenaskan,sasaran santet Galang-Galang ini adalah organ perut seperti usus,santet ini sudah terkenal sejak lama,bahkan sampai sekarangpun masih banyak di gunakan,selain pelaksanaannya yang simpel serta di gunakan kapan saja maka banyak yang mempelajari santet ini.
Santet Galang-Galang ini menggunakan media tali tujuh macam warna,antara lain, putih(harus bekas kain kafan orang mati),merah, kuning ,hijau , coklat , biru dan hitam, semua tali di jalin menjadi satu ,tali tujuh warna inilah kemudian di rituali selama tujuh hari tujuh malam,dengan menggunakan mantra santet Galang-Galang,konon menurut yang pernah mempelajari santet Galang-Galang ini bagi yang mempelajari ilmu santet ini di haruskan mengerti dan faham nama-nama mistik organ perut manusia yang akan di perintah dengan mantra Santet Galang-Galang ini, nama-nama Mistik tersebut adalah sebagai berikut,
Galang-galang Rayo
Galang-galang Api
Galang-galang kapalo timbago
Galang-galang Kuduang
Galang-galang Kawek
Galang-galang Samulo jadi
Keenam Nama-nama tersebutlah yang mesti di fahami bagi yang ingin mempelajari ilmu santet Galang-galang ini dengan sarana tali tujuh warna yang di gunakan untuk menyerang korban.sesuai dengan namanya Galang-galang , maka sasarannya adalah galang-galang yang artinya adalah ''usus'' yang bila terkena santet Galang-galang /usus terasa di remas dan di tarik oleh sebuah kekuatan yang tidak Nampak
Pada dasarnya manusia mempunyai hari naas, dari perhitungan hari naas inilah kadang seorang dukun Santet lebih mudah untuk melumpuhkan sasaran begitu juga tubuh mempunyai titik lemah di hari-hari tertentu,yang di maksud dengan titik lemah di sini jika bagian itu terkena pukulan atau benturan maka akibatnya akan lebih fatal walaupu orang itu memiliki ilmu kebal sekalipun.
Berikut titik-titik lemah tubuh manusia menurut hari.
hari senin terletak di bagian pantat/pinggul
hari selasa terletak di bagian di perut
hari rabu terletak di bagian punggung
hari kamis terletak di bagian leher
hari jum'at terletak di bagian kepala
hari sabtu terletak di bagian kaki
hari minggu terletak di bagian betis.
Sedangakan hari naas pada setiap manusia berdasarkan perhitungan para ahli mistik saat manusia dalam titik lemah dari jam 4 sore hingga jam 4 sore berikutnya adalah 5 hari setelah hari ke lahirannya.maka pada saat itu manusia berada pada titik nadir, kalaulah kebetulan di serang dengan ilmu mistik maka mungkin sangat telak,ataupun mendapat musibah seperti kecelakaan bisa di pastikan akan sangat fatal.
Untuk menghindari hal-hal buruk saat kelemahan kita maka saat hari kelemahan tersebut di sarankan tidak berpergian jauh, serta melakukan hal-hal penting, dan yang pasti perbanyaklah do'a ke pada Tuhan yang Esa,dan satu lagi amalan yang ampuh untuk mencegahnya ikuti tips berikut ini
Bacalah bacaan ini setiap pagi dan sore masing-masing 3 x
BISMILLAHILLAZI LAYAZZURU MA'ASMIHI SAY'UN FIL ARDHI WALA FISSAMA'I WAHUWAS SAMI'UL ALIM 3X.
Palasik
Palasik menurut cerita, legenda atau kepercayaan orang Minangkabau adalah sejenis makhluk gaib. Menurut kepercayaan Minangkabau palasik bukanlah hantu tetapi manusia yang memiliki ilmu hitam tingkat tinggi. Palasik sangat ditakuti oleh ibu-ibu di di Minangkabau yang memiliki balita karena makanan palasik adalah anak bayi/balita, baik yang masih dalam kandungan ataupun yang sudah mati (dikubur), tergantung dari jenis palasik tersebut.
Ilmu palasik dipercayai sifatnya turun-temurun. Apabila orang tuanya adalah seorang palasik maka anaknya pun akan jadi palasik.
Pada umumnya palasik bekerja dengan melepaskan kepalanya. Ada yang badan nya yang berjalan mencari makan dan ada pula yang kepala.
Jenis-jenis palasik
Jenis palasik ada bermacam-macam. Menurut jenis makanannya palasik dapat dibagi sebagai berikut:
* Yang memakan bayi dalam kandungan sehingga bayi tersebut lahir tanpa ubun-ubun / mati dalam kandungan
* Yang memakan bayi yang masih rapuh sehingga bayi tersebut sering sakit-sakitan / meninggal
* Yang memakan mayat bayi yang sudah dikubur
Palasik yang lepas kepalanya disebut Palasik Kuduang. Kuduang artinya terpotong atau buntung. Buntung dalam bahas Minang adalah kuduang.
Ini ada sepenggal cerita tentang Palasik....
Andi begitu bahagia ketika tangis bayi melengking dari balik bilik di sebuah klinik. Yah istrinya yang baru saja berjuang hidup mati, telah melahirkan anak pertamanya. Tapi, kebahagiaan itu seketika sirna, setelah setahun kemudian anaknya mengalami sakit, sesaat setelah seorang wanita tua menyapa.
Kalau seorang bayi sakit merupakan hal yang wajar. Daya tahan tubuh yang belum stabil menjadi salau satu pemicunya. Tapi itu tak berlangsung lama, setelah dibawa ke dokter, tak sampai 1 minggu bayi akan sembuh. Tapi yang dialami anak Andi tak begitu. Sakit yang diderita anaknya tak kunjung sembuh setelah 1 bulan. Tak hanya dokter, orang pintar dan tabib pun dikunjunginya, namun penyakit yang diderita sang anak tak jua sembuh.
Suhu badan anaknya tinggi, badan menjadi kurus, kulit mengeriput dan terus mengeluarkan kotoran dari matanya. Cukup menyedihkan. Sementara dokter yang menanganinya sudah angkat tangan untuk mengobatinya. Akhirnya, dengan kondisi lemah, anaknya meninggal dunia. Menurut para tetangga dimana tempat Andi menetap, anaknya terkena palasik.
Palasik sangat tenar di masyarakat Minang Kabau, Sumatera Barat. Masyarakatnya meyakini, bayi yang terkena palasik sangat sulit diobati, namun bukan tak ada penangkalnya.
Palasik merupakan sebutan seorang kanibal, yang memiliki kegemaran memakan daging dan tulang orang mati. Wujudnya seperti manusia biasa, hanya saja memiliki perangai yang aneh.
Menurut kepercayaan masyarakat, jika seorang wanita yang sedang menggendong bayi bertemu dengan palasik, sebaiknya jangan dijauhi, malah sebaliknya, ambil tangan palasik dan katakan "Ini cucumu atau Ini anakmu". Dan ciri umum palasik, tak memiliki parit di atas bibirnya.
Seorang bayi bisa jatuh sakit, hanya dengan tatapan palasik saja. Dan kalau tidak segera diobati orang pintar, tak tertutup kemungkinan anak tersebut meninggal dunia. Diyakini juga, ketika anak tersebut meninggal dunia, dan kemudian dikubur, palasik akan mencuri anak tersebut untuk disantap.
TAMBAHAN SANAK
mungkin iko masih ba dunsanak jo pelet cirik barandang sanak, bedanyo indak bisa diwakilkan ka urang lain (setahu ambo)
pelet ini memakai media biji buah pinang (maaf ciri2nya gak bisa disebutin)..
jadi biji buah pinang tersebut kita makan, nah saat kita buang hajat biji buah pinang yang keluar dari perut bersamaan dengan kotoran kita itu di jemur di terik matahari (di tempat yang lebih tinggi dari kepala kita) dan dalam waktu tertentu, abiz itu di tumbuk dan dicampurkan ke makanan ataw ke minuman orang yang akan kita pelet..insya Allah si dia klepek2
SANTET BIRIANG
Di pulau Sumatra ada jenis santet yang sangat popular di kalangan orang Suku Minang dan melayu, jenis santet yang sangat populer dan sampai sekarang masih eksis, BIRIANG adalah jenis santet kulit yang bisa menyebabkan kulit menjadi rusak,daya rusaknya sangat cepat, jenis santet BIRIANG ini ada empat jenis yang pertama adalah BIRIANG BASAH, jenis ini termasuk sangat cepat penyebarannya ,sebab kulit yang terkena jenis ini seperti terkena penyakit kurap namun disertai bentol-bentol kecil yang mengandung cairan,jika di garuk kemudian cairan itu pecah maka akan cepat tersebar keseluruh tubuh ,korban santet ini merasakan gatal yang luar biasa sehingga mau tidak mau akan menggaruk kulit yang terkena santet ini.dan pula jika sudah menyebar ke seluruh tubuh maka tubuh akan mengeluarkan bau amis yang sangat kuat,apa lagi bila di lihat sangat menjijikkan.
Jenis ke dua dinamakan BIRIANG KARIANG,kariang yang artinya kering,jenis santet ke dua ini hampir sama dengan yang pertama namun jenis yang kedua ini tidak berair namun kering tetapi gatal yang di timbulkannya sangat kuat jika di garuk sampai kulit terkelupas gatalnyapun tidak mau hilang.
Jenis ke tiga adalah BIRIANG ASOK, asok yang artinya asap, jenis ini memang sedikit ringan dari jenis yang pertama dan yang ke dua namun jenis ke tiga ini jika di garuk kulit meninggalkan bekas putih seperti warna asap,putih kelabu,jenis inipun juga menimbulkan rasa gatal yang menyiksa sehingga korban tidak pernah tenang dalam posisi apapun di karenakan rasa gatal yang menyerangnya. Jika santet jenis ini menyerang seluruh jaringan kulit akan terlihat buruk dan
Jenis ke empat adalah BIRIANG TEMBAK, jenis inilah sangat ganas karena tidak sama dengan yang di atas jenis ini sedikit ekstrim, karena jenis ini tubuh seperti terkena bisul yang bernanah,seluruh tubuh bisa terkena bisul sakitnya minta ampun, berdenyut dan jika pecah mengeluarkan nanah dan akan tumbuh yang baru,demikianlah seterusnya santet biriang ini banyak di gunakan untuk membuat si korban menderita berkepanjangan,dan lagi pula korban akan sangat malu di lihat orang.
Santet BIRIANG ini menggunakan media berupa minyak yang di rituali dengan bahan bahan seperti getah kayu yang mengandung racun seperti getah kayu RANGEH,/Rengas, kacang miang, daun jelatang api, getah ambacang hutan, dan lain-lain. Memang sedikit susah untuk mendapatkan minyak biriang tersebut, penggunaan nya untuk korban tidaklah sulit dengan hanya mengoleskan sedikit ke tubuh sasaran maka santet akan bereaksi dalam hitungan jam, bahkan hanya dengan mengoleskan ke baju yang di jemurpun santet biriang tetap akan ampuh.
Pengobatan Santet Biriang
Setiap ada penyakit apa saja sudah tentu ada obatnya, untuk jenis obat jenis santet biriang ini di perlukan pengobatan non medis, dalam beberapa kasus obat medis hanya bisa sembuh untuk, sementara saja,dan tidak bisa menyembuhkan ,di perlukan pengobatan secara tradisionil.untuk kategori biriang kariang .basah dan asok dapat di obati dengan ramuan sebagai berikut
Resep satu
ambilah jariangau 5 batang sebesar jari tangan.
kunyit bulai sebesar empu kaki
ragi.
Semua bahan di lumatkan dan di campur menjadi satu,ke mudian di beri air hangat dan di oleskan di tempat yang terkena santet.lakukan sehari dua kali.
Resep dua
Ini menggunakan 7 ekor kadal,caranya;
Carilah 7 ekor kadal yang di tangkap hidup2,jangan sampai terluka apa lagi mengluarkan darah,sediakan pula minyak kelapa murni/bukan minyak sawit.secukupnya,di utamakan minyak kelapa hijau.kadal yang sudah di tangkap di bunuh tetapi jangan sampai mengluarkan darah.kemudian panaskan minyak di atas api sedang,sampai mendidih,masukkan 7 ekor kadal yang sudah di siapkan tadi seperti menggoreng ikan,namun setelah mendidih minyak tadi api harus di kecilkan usahakan daging kadal jangan sampai hancur cukup dimasukkan ke dalam minyak yang sudah mendidih. Setelah dingin minyak kelapa tersebut gunakan untuk mengolesi tubuh yang terkena santet biriang.(simpan minyak dalam botol tertutup) resep ke dua ini di gunakan apa bila resep pertama di rasakan kurang maksimal, menurut informasi yang saya dengar pengobatan biriang di daerah sumatera bagian barat maharnya cukup fantastis satu kali pengobatan harus membayar dengan 2 1/5 gram emas.
SANTET BIRIANG
Di pulau Sumatra ada jenis santet yang sangat popular di kalangan orang Suku Minang dan melayu, jenis santet yang sangat populer dan sampai sekarang masih eksis, BIRIANG adalah jenis santet kulit yang bisa menyebabkan kulit menjadi rusak,daya rusaknya sangat cepat, jenis santet BIRIANG ini ada empat jenis yang pertama adalah BIRIANG BASAH, jenis ini termasuk sangat cepat penyebarannya ,sebab kulit yang terkena jenis ini seperti terkena penyakit kurap namun disertai bentol-bentol kecil yang mengandung cairan,jika di garuk kemudian cairan itu pecah maka akan cepat tersebar keseluruh tubuh ,korban santet ini merasakan gatal yang luar biasa sehingga mau tidak mau akan menggaruk kulit yang terkena santet ini.dan pula jika sudah menyebar ke seluruh tubuh maka tubuh akan mengeluarkan bau amis yang sangat kuat,apa lagi bila di lihat sangat menjijikkan.
Jenis ke dua dinamakan BIRIANG KARIANG,kariang yang artinya kering,jenis santet ke dua ini hampir sama dengan yang pertama namun jenis yang kedua ini tidak berair namun kering tetapi gatal yang di timbulkannya sangat kuat jika di garuk sampai kulit terkelupas gatalnyapun tidak mau hilang.
Jenis ke tiga adalah BIRIANG ASOK, asok yang artinya asap, jenis ini memang sedikit ringan dari jenis yang pertama dan yang ke dua namun jenis ke tiga ini jika di garuk kulit meninggalkan bekas putih seperti warna asap,putih kelabu,jenis inipun juga menimbulkan rasa gatal yang menyiksa sehingga korban tidak pernah tenang dalam posisi apapun di karenakan rasa gatal yang menyerangnya. Jika santet jenis ini menyerang seluruh jaringan kulit akan terlihat buruk dan
Jenis ke empat adalah BIRIANG TEMBAK, jenis inilah sangat ganas karena tidak sama dengan yang di atas jenis ini sedikit ekstrim, karena jenis ini tubuh seperti terkena bisul yang bernanah,seluruh tubuh bisa terkena bisul sakitnya minta ampun, berdenyut dan jika pecah mengeluarkan nanah dan akan tumbuh yang baru,demikianlah seterusnya santet biriang ini banyak di gunakan untuk membuat si korban menderita berkepanjangan,dan lagi pula korban akan sangat malu di lihat orang.
Santet BIRIANG ini menggunakan media berupa minyak yang di rituali dengan bahan bahan seperti getah kayu yang mengandung racun seperti getah kayu RANGEH,/Rengas, kacang miang, daun jelatang api, getah ambacang hutan, dan lain-lain. Memang sedikit susah untuk mendapatkan minyak biriang tersebut, penggunaan nya untuk korban tidaklah sulit dengan hanya mengoleskan sedikit ke tubuh sasaran maka santet akan bereaksi dalam hitungan jam, bahkan hanya dengan mengoleskan ke baju yang di jemurpun santet biriang tetap akan ampuh.
Pengobatan Santet Biriang
Setiap ada penyakit apa saja sudah tentu ada obatnya, untuk jenis obat jenis santet biriang ini di perlukan pengobatan non medis, dalam beberapa kasus obat medis hanya bisa sembuh untuk, sementara saja,dan tidak bisa menyembuhkan ,di perlukan pengobatan secara tradisionil.untuk kategori biriang kariang .basah dan asok dapat di obati dengan ramuan sebagai berikut
Resep satu
ambilah jariangau 5 batang sebesar jari tangan.
kunyit bulai sebesar empu kaki
ragi.
Semua bahan di lumatkan dan di campur menjadi satu,ke mudian di beri air hangat dan di oleskan di tempat yang terkena santet.lakukan sehari dua kali.
Resep dua
Ini menggunakan 7 ekor kadal,caranya;
Carilah 7 ekor kadal yang di tangkap hidup2,jangan sampai terluka apa lagi mengluarkan darah,sediakan pula minyak kelapa murni/bukan minyak sawit.secukupnya,di utamakan minyak kelapa hijau.kadal yang sudah di tangkap di bunuh tetapi jangan sampai mengluarkan darah.kemudian panaskan minyak di atas api sedang,sampai mendidih,masukkan 7 ekor kadal yang sudah di siapkan tadi seperti menggoreng ikan,namun setelah mendidih minyak tadi api harus di kecilkan usahakan daging kadal jangan sampai hancur cukup dimasukkan ke dalam minyak yang sudah mendidih. Setelah dingin minyak kelapa tersebut gunakan untuk mengolesi tubuh yang terkena santet biriang.(simpan minyak dalam botol tertutup) resep ke dua ini di gunakan apa bila resep pertama di rasakan kurang maksimal, menurut informasi yang saya dengar pengobatan biriang di daerah sumatera bagian barat maharnya cukup fantastis satu kali pengobatan harus membayar dengan 2 1/5 gram emas.
Santet Tinggam
Ada lagi jenis santet yang sangat ganas yang bernama TINGGAM, Santet jenis ini termasuk jenis yang sangat mematikan menurut beberapa kasus yang pernah terjadi santet TINGGAM ini tidak membuat korban langsung tewas namun perlahan tapi pasti korban akan menderita ke sakitan,puncak dari santet TINGGAM ini leher korban akan berlobang dan mengeluarkan cairan yang sangat busuk.ya..memang itulah ciri khas santet TINGGAM menyerang di bagian leher korban, Santet tinggam ini menggunakan media dari tulang ekor ikan pari yang lancip,tulang lancip ini lah yang di gunakan sebagai media santet Tinggam, di mana santet Tinggam yang ampuh adalah dengan melepas ikan pari tersebut ke laut lepas setelah tulang itu di ambil,
Proses pelaksanaan santet Tinggam adalah dengan memakukan tulang ikan itu di pohon yang bergetah seperti pohon nangka, kates dll, tentu dengan proses gaib pemakuan tulang ikan pari tersebut, biasanya bersamaan dengan terpakunya tulang ikan pari tersebut, maka korban akan merasakan sakit yang luar biasa, selanjutnya korban akan merasakan ada benda yang bergerak dalam tubuhnya dan di sertai sakit yang luar biasa, hingga puncak dari santet tersebut leher korban akan bolong serta mengeluarkan cairan yang berbau busuk, jika tidak segera di obati maka sudah di pastikan penderitaan berkepanjangan akan mendera korban, bahkan lama kelamaan tentu nyawa sebagai taruhanya.
Pengobatan
Sudah di singgung di atas setiap penyakit tentulah ada penawarnya atau obatnya,obat santet Tinggam ini adalah dengan satu resep sederhana yaitu carilah buah, daun dan akar RIMBANG, sejenis tumbuhan keluarga terong sayur, bentuknya bulat kecil berwarna hijau biasanya untuk sayur, buah daun dan akar di tumbuk menjadi satu di beri air sedikit dan tentulah di sertai dengan do'a atau mantra penawarnya, teteskan ke dalam leher korban yang sudah kena tinggam tersebut
Santet si Galang- Galang
Santet si Galang-Galang ini sangatlah populer,jenis ini banyak di gunakan secara spontan yang artinya menyerang dari jarak jauh sehingga yang terkena serangan mengalami sakit perut yang luar biasa,bahkan bisa tewas menggenaskan,sasaran santet Galang-Galang ini adalah organ perut seperti usus,santet ini sudah terkenal sejak lama,bahkan sampai sekarangpun masih banyak di gunakan,selain pelaksanaannya yang simpel serta di gunakan kapan saja maka banyak yang mempelajari santet ini.
Santet Galang-Galang ini menggunakan media tali tujuh macam warna,antara lain, putih(harus bekas kain kafan orang mati),merah, kuning ,hijau , coklat , biru dan hitam, semua tali di jalin menjadi satu ,tali tujuh warna inilah kemudian di rituali selama tujuh hari tujuh malam,dengan menggunakan mantra santet Galang-Galang,konon menurut yang pernah mempelajari santet Galang-Galang ini bagi yang mempelajari ilmu santet ini di haruskan mengerti dan faham nama-nama mistik organ perut manusia yang akan di perintah dengan mantra Santet Galang-Galang ini, nama-nama Mistik tersebut adalah sebagai berikut,
Galang-galang Rayo
Galang-galang Api
Galang-galang kapalo timbago
Galang-galang Kuduang
Galang-galang Kawek
Galang-galang Samulo jadi
Keenam Nama-nama tersebutlah yang mesti di fahami bagi yang ingin mempelajari ilmu santet Galang-galang ini dengan sarana tali tujuh warna yang di gunakan untuk menyerang korban.sesuai dengan namanya Galang-galang , maka sasarannya adalah galang-galang yang artinya adalah ''usus'' yang bila terkena santet Galang-galang /usus terasa di remas dan di tarik oleh sebuah kekuatan yang tidak Nampak
Pada dasarnya manusia mempunyai hari naas, dari perhitungan hari naas inilah kadang seorang dukun Santet lebih mudah untuk melumpuhkan sasaran begitu juga tubuh mempunyai titik lemah di hari-hari tertentu,yang di maksud dengan titik lemah di sini jika bagian itu terkena pukulan atau benturan maka akibatnya akan lebih fatal walaupu orang itu memiliki ilmu kebal sekalipun.
Berikut titik-titik lemah tubuh manusia menurut hari.
hari senin terletak di bagian pantat/pinggul
hari selasa terletak di bagian di perut
hari rabu terletak di bagian punggung
hari kamis terletak di bagian leher
hari jum'at terletak di bagian kepala
hari sabtu terletak di bagian kaki
hari minggu terletak di bagian betis.
Sedangakan hari naas pada setiap manusia berdasarkan perhitungan para ahli mistik saat manusia dalam titik lemah dari jam 4 sore hingga jam 4 sore berikutnya adalah 5 hari setelah hari ke lahirannya.maka pada saat itu manusia berada pada titik nadir, kalaulah kebetulan di serang dengan ilmu mistik maka mungkin sangat telak,ataupun mendapat musibah seperti kecelakaan bisa di pastikan akan sangat fatal.
Untuk menghindari hal-hal buruk saat kelemahan kita maka saat hari kelemahan tersebut di sarankan tidak berpergian jauh, serta melakukan hal-hal penting, dan yang pasti perbanyaklah do'a ke pada Tuhan yang Esa,dan satu lagi amalan yang ampuh untuk mencegahnya ikuti tips berikut ini
Bacalah bacaan ini setiap pagi dan sore masing-masing 3 x
BISMILLAHILLAZI LAYAZZURU MA'ASMIHI SAY'UN FIL ARDHI WALA FISSAMA'I WAHUWAS SAMI'UL ALIM 3X.
Komentar
Posting Komentar